Kamis, 22 Desember 2011

Janji

Ternyata semua harus terjadi namun aku tetap ingin sebagian itu

Hitam dan putih memang harus ada dan tampak serta nyata

Namun bukan berarti harus terhempas ke jurang terdalam

Janji ku itu lebih dari janji seorang insan manusia, janji ku lebih

Takkan kuingkari dan ku dustai janji yang terbuat

Senin, 12 Desember 2011

Apakah ini

Hidup sering kali begitu melelahkan, keras, angkuh dan berat

Namun aku percaya dan nyakin Engkau lah pelindung bagi jiwa-jiwa yang butuh pertolongan

Saat ku hampir menyerah terpuruk hanyalah Kau pelindungku penciptaku hidupku

Sabarkan hati, kuatkan iman dan berkahi aku, Kau lah cinta ku Maha Pengasih, Maha Penyanyang

Ikhlas hanya itu yang bisa kukatakan dan lakukan, walaupun apakah ini sebuah keikhlasan…?

 

Hampa, nelangsa, tersabut mega mendung membuat rasa yang tak terkira dibayang mata dan hati

Memandang langit biru diangkasa membuat tiada habisnya hasrat di dada

Sejenak renungkan arti hadir ku di hamparan muka bumi dengan segala kejadiannya

Yang penuh ribuan cahaya dan warna memancarkan keterangan dan kegelapan

Rabu, 07 Desember 2011

Layu tak berkembang

Rinai rintik hujan biaskan senyuman manis mu

Semilir angin menebarkan perih mewangi sepanjang hari

Tebari bunga layu, sang putik pun terbang melayang di udara

Membisu terpanah resah tak menyatu terlukis di dendang waktu

 

Batas rasa impian jiwa ku terkikis karang diterpa ombak

Kehadiran pelangi senja temani diri di bibir pantai

Lelembaian nyiur melambaikan kesan merapuh

 

Deburan ombak menerjang dinding kelukaan

Butiran pasir putih hanyut terbawa arus menghantam

Tersungkur di pusaran air mengalir kencang

Jumat, 02 Desember 2011

Memangut, merayu dan menggoda nurani

Tak terkira rasanya seperti ini

Terombang-ambing dalam gelombang birunya lautan

Biduk yang terhempas oleh birunya, membuat degup jantung semakin kencang

Menganyutkan hati ke tengah palung….jauhi saujana

Gelombang

Berarak awan hitam secara perlahan menutupi langit cerah dan putih lembutnya awan

Gelap mulai tampak tutupi cerahnya sinar mentari yang temani ku

Langit pun menghitam memangut, seolah merayu dan menggoda nurani

Hembusan angin semakin menambah dinginnya tubuh yang tersiram….hujan turun

Berarak awan hitam   

 

Di perjalanan langkah kaki ini tiada lagi kurasakan apa pun

Sepi sendiri diantara berjuta-juta manusia menyapa dan berlalu

Semakin mengurung ku dalam terowongan yang tak kunjung habis

Hanya cahaya di ujung sana yang tampak namun sulit tuk kugapai

 Terowongan

Kepingan chat para penyiar Collegger Radio (CR)

Chatbox

Tentang Kami

                     Tentang Kami

       http://www.e-campusradio.com 

 

 

Chatbox

http://www.e-campusradio.com

Chat bareng Mahdy

 

 

Chat bareng Irhamna Chat bareng DJ

Chat bersama penyiar dengan segala kelebihan dan kekurangnnya…tetap semangat ya walau badai menghadang.

Semoga sukses dan terus maju…kesalahan adalah bagian dari pembelajaran menjadi benar