Setelah kurang lebih setahun aku harus merelakan kehilangan anakkku dengan segala intrik dan ombak yang bergulung dan menerjang pantai hati ini, ternyata Allah SWT yang murah hati dan penuh kasih sayangnya yang tak terbatas dan tak terkira memberikan aku lagi seorang bayi yang masih dalam kandungan isteri. Betapa bahagianya aku terutama isteriku, bagaikan seseorang yang merindui kekasih yang pergi jauh datang kembali setelah lama tak bersua. Namun belum 100% aku kembali merasakan rasa seperti dulu kala masih tersisa bekas luka bila terlintas kenangan masa lalu.
Sebuah karunia dan cobaan dari Allah SWT karena semua yang Ia berikan menurutku adalah sebuah karunia dan cobaan. Karunia karena Allah memberikan sesuatu yang pastinya sangat baik untuk kita namun juga sebuah cobaan apakah yang Ia berikan akan tetap menjadi baik atau lebih baik bahkan menjadi buruk atau lebih buruk bagi umatNya.
Usia kandungan isteri ku kala itu sekitar 5 bulan, aku berkeinginan untuk memeriksa janin yang ada dalam kandungan ke dokter kandungan agar lebih nyakin dan akhirnya aku juga memeriksa kandungan (USG) dengan teknologi 3D walaupun saat itu setahui ilmu kesehatan telah bisa melihat janin yang ada dalam kandungan seorang ibu dengan 4D. Keadaan bayi yang ada di dalam kandungan ternyata sehat dan baik-baik saja, kesenangan dan kebahagian pun menyelimuti hati dan menyeruak dengan pesonanya.
![]() |
Bayi Lucu |
Namun manusia hanya bisa merencanakan dan menjalankan apa yang ada di muka bumi akhirnya ketetapan Allah lah pada akhirnya, yang biasanya disebut Sunnatullah.
Di usia kandungan memasuki bulan 6 bulan lebih Allah berkehendak lain, terjadi pendarahan pada isteri lalu kubawa isteri ke Rumah Sakit. Karena telah malam akhirnya harus masuk IGD, cukup lama hingga salah satu perawat berkata dokternya dalam perjalanan namun ada dokter jaga yang akan membantu terlebih dahulu. Akhirnya isteriku dibawa ke ruangan persalinan, namun di saat perjalanan dari IGD ke ruang persalinan salah satu perawat atau staff RS atau sapa lah aku juga kurang memperhatikan dan memperdulikannya.
Cukup lama isteri ku di ruang persalian untuk nunggu pembukaan kata perawat yang ada disitu, hingga salah satu dari sekian orang yang ada entah dokter atau perawat berkata bahwa usia kandungan masih muda yaitu 6 bulan lebih dikit aja namun telah terjadi kontraksi. Jadi katanya