Sabtu, 06 Agustus 2011

22/07/2010-Pos

pos-pasir-salam Seiring aku berjalan menyusuri hutan rindang itu, ku temui begitu banyak hal yang terjadi.Lelah kaki ini seiring hembusan napas ku yang tak berirama ku ikuti aturan melewati lebatnya hutan itu beserta segala yang terjadi, tujuan ku cuma satu yaitu menuju ujung dan menemukan jalan keluar dari hutan ini.


Aroma wangi dan busuk dapat ku cium dengan jelas walau pun terkadang samar. Bentuk keindahan dan keburukan yang selalu saja terlihat bagai seorang penjelajah

Baca Selengkapnya

Jumat, 05 Agustus 2011

Cinta punya mu, iba dari ku

cahaya hati Apa yang kita cari bukan lah kesenangan semata namun kebahagian yang kekal, seharusnya kau tahu itu.

Aku senang saat kau berada disamping dan didekat ku namun tiada kebahagiaan terasa sekali pun karena kebahagiaan ku bersamanya, buang jauh saja angan-angan muluk mu serta hapus semua asa mu akan diri ini.

Titian jalanmu bukan titian jalanku, sebesar apa pun kau menuntun ku berjalan bersamamu karena semburan cahaya diujung itu menyilaukan mata dan mata batin ini. Telah kau toreh luka dan rejam hati mengoyak cintaku sehingga membuatku terhempas tumbang, sudahi saja kasih yang ada dibenak mu.

Agar kasih mu menjadi nyata bersama seseorang yang benar-benar sayang pada mu, bukan aku yang iba terhadap mu…….karena dengan cinta yang kau punya dan rasa iba ada pada ku semua itu sia-sia belaka.  

Pelukan terakhir kali

bungaTerakhir kali di pelukan ku  layaknya sebuah janji manis

Akhir dari semua mimpi buruk batin yang tak berperasaan

Menahan pilu diam tertegun menatap kerinduan berkecamuk

Ingin kubalas cinta yang bertabirkan kelukaan

Ruang rindu berisi kehampa merajam cahaya sinar mentari

Isak tangis bukanlah rinai hujan di penghujung tahun

Buang saja harum semerbak wangi yang ada

Hingga bunga layu tersapu angin berhembus

Kamis, 04 Agustus 2011

Kesendirian lebih mengasyikkan

rerumputan “Saat kesendirian lebih mengasyikkan daripada kebersamaan, kenapa harus dipaksakan kebersamaan ini”

Sebuah kata-kata yang begitu saja terlintas tanpa dikaji dan dipikirkan apa makna yang terkandung, hanya rasa yang mengalir begitu saja dimana  saat ini aku yang duduk seorang diri bersimpuh diatas rerumputan basah terbasuh oleh hujan semalam sambil menghela napas panjang. Kenapa hal ini bisa terjadi disaat kebersamaan kami sudah mulai terjalin kuat dan lama akhirnya harus menyapa sang pemutus jalinan indah itu yaitu ego dihati.

Yang sesungguhnya diantara kami semua tidak menghendaki semua ini terjadi sejak awal, namun saat ego melanda maka pikiran yang rasional entah pergi kemana yang ada hanya nafsu belaka.Setelah dipikir-pikir akhirnya kami memutuskan kebersamaan itu karena masih ada hari esok yang kan siap disongsong. Hari esok yang masih misteri dan penuh tanda tanya harus dijawab dengan tindakan dan apa yang terjadi hari ini serta apa yang berlalu kemarin.

Sesungguhnya manusia hanya bisa berusaha, akhirnya Allah juga yang menentukan segalanya jalan hidup ini, karena semua ini mungkin hal yang terbaik dan akan menjadi lebih baik.

Rabu, 03 Agustus 2011

Kau datang..sobat

sketsa1Berjuang meraih mimpi bersama di kota ini penuh dengan warna keangkuhan jiwa, jiwa yang terluka terlindas putaran waktu. Disini dimalamnya kota ini, diterangnya temaram lampu jalan menghiasi suasana bisu mulut kami. Lalu lalang kendaraan yang seolah tak mau dan takkan pernah berhenti menyapa mimpi-mimpi usang, setelah 3 tahun  berpisah, akhirnya aku bertemu dengan doffi dan indra, mereka masih seperti yang dulu masih hangat menerima kedatangan ku penuh canda, senda gurau dan sindiran-sindirannya.
Walau pun hanya mereka berdua sudah cukup menghapus kerinduan akan persahabatan yang berlalu, namun dimana wahai engkau sahabat siang malam yang selalu saling melindungi dan menjaga dengan bunyi ketukan
Baca Selengkapnya